#anakmudabicara : Pandangan tentang Pentingnya 4 Pilar MPR RI

Akhir pekan kemarin rasanya cukup banyak pengalaman dan hal-hal bermanfaat yang saya dapatkan. Salah satunya adalah dengan mengikuti acara “Netizen Semarang Ngobrol Bareng MPR RI”. Di acara tersebut, MPR RI melalui wakilnya yang hadir mensosialisasikan tentang 4 pilar.

Menurut saya, 4 pilar MPR RI ini penting untuk dipahami dan diterapkan oleh masyarakat, khususnya oleh anak muda. Anak muda dengan semangatnya yang masih membara, enerjik, dan aktif dalam bersosialisasi, seringkali cepat menyerap dan menanggapi informasi, baik itu yang bersifat positif maupun negatif.

SELENGKAPNYA#anakmudabicara : Pandangan tentang Pentingnya 4 Pilar MPR RI

Netizen Semarang Ngobrol Bareng MPR RI

Pemahaman Terhadap 4 Pilar MPR RI Dalam Berinteraksi

Melihat fenomena yang terjadi saat ini, kemajuan teknologi internet sangat membuka peluang terjadinya pertukaran informasi dan komunikasi yang sangat cepat. Kemajuan tersebut jika tidak disikapi dengan baik maka dapat menjadi penyebab terjadinya perpecahan. Saling serang dengan komentar negatif, cacian, bahkan ancaman sering mewarnai perdebatan atas sebuah isu yang beredar di dunia maya. Tidak jarang hal tersebut akhirnya berlanjut menjadi aksi-aksi brutal di kehidupan nyata. Pastinya sungguh sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman kan?

Nah, salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan kembali memahami dan menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam 4 pilar MPR RI. Keempat pilar tersebut sangat penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menjaga keutuhan di dalam masyarakat. Pengetahuan dan pemahaman terhadap 4 pilar MPR RI ini ke depannya bisa menjadi dasar untuk lebih bijak saat berinteraksi di media sosial.

SELENGKAPNYAPemahaman Terhadap 4 Pilar MPR RI Dalam Berinteraksi

Traveling Cuma Buang Uang? Nggak Juga Kok

Kata siapa traveling cuma buang-buang uang? Iya sih traveling pasti mengeluarkan uang, tapi kalau buat traveling nggak akan sia – sia lah. Tujuh manfaat traveling ini saya peroleh setelah saya sering traveling. Ada perbedaan yang kerasa banget dari Devidhede yang cupu (uhm nggak juga sih, cuma pendiem aja :p). Yang jelas, pengalaman saya ini beneran sudah terbukti dengan cukup banyaknya perubahan dalam diri.

SELENGKAPNYATraveling Cuma Buang Uang? Nggak Juga Kok

Susur Sungai Kahayan : Kar’na Inot Menangis Bila Tak Ada Pohon

Namanya Inot. Seekor orang utan  yang dipelihara oleh kakek Mardi, kakeknya si As, sahabatku saat kuliah dulu. As sering pamer foto si Inot dengan ragam polah tingkahnya. Lucu dan menggemaskan sekali. Katanya, si Inot dulu datang sendiri ke kampung, keluar dari hutannya yang sedang dihabisi untuk jadi perkebunan sawit. Sementara dipelihara dulu oleh Kakek Mardi. Terakhir yang aku tahu, si Inot akhirnya dikembalikan ke hutan. Hutan yang mana entah. Kalimantan masih punya hutan luas. Lalu tak pernah ku lihat lagi As pamer foto Inot. Walaupun begitu, karena Inot, aku jadi punya niatan jalan-jalan ke Kalimantan.

SELENGKAPNYASusur Sungai Kahayan : Kar’na Inot Menangis Bila Tak Ada Pohon

Rafting di Sungai Progo : Sebentar Tapi Berkesan

Bagi saya, sahabat adalah salah satu hal penting selain keluarga. Tanpa sahabat rasanya hidup ini terasa kurang bermakna. Bersama sahabat-sahabat terbaik saya seperti Rahmi, Iva, Tina, Amga, dan Alett, selalu ada banyak pengalaman dan kisah penuh warna. Tidak terkecuali saat traveling bersama. Sering kali saya merasa apalah arti traveling tanpa sahabat. Keseruan, kekompakkan, hingga konflik saat traveling bersama mereka sudah biasa.

SELENGKAPNYARafting di Sungai Progo : Sebentar Tapi Berkesan

Kelakuan gak jelas, dan badan ane masih kurus

Kalo liat foto ini kira-kira kami ngapain ya? hahaha..

Kelakuan kuliah di tingkat lanjutan, padahal uda gede, tapi jiwa masih muda gpp dong ya ? :p

Ceritanya iseng-iseng buka folder foto, eh nemu foto ginian. Ya udah, langsung aje aku upload. Lumayan buat bahan cerita. Lebih tepatnya bahan lelucon hmmfff…! Karena apa? Karena ini fotoku selagi masih kurus T___T

SELENGKAPNYAKelakuan gak jelas, dan badan ane masih kurus

Ini permainan waktu SDku, apa mainanmu?

Apa permainan masa kecilmu?

Saya teringat kembali masa-masa itu dimana permainan tradisional masih disukai masyarakat. Beda dengan jaman sekarang dimana ana-anak kecil sudah melupakan permainan tradisional itu, jaman sekarang teknologi lebih berarti dari pada sekedar bermain diluar rumah, bercanda bersama teman-teman seusia dan berbagi strategi dengan teman-teman, anak-anak jaman sekarang lebih cenderung diam, sibuk dengan teknologinya, terasa cuek dengan lingkungan sekitar. Pasuruan kota kecil terletak di Provinsi Jawa Timur, pada saat itu saya masih SD kelas 4, jam istirahat saya gunakan bermain dengan teman-teman. Permainan tradisional saya wktu itu adalah benteng-bentengan. Benteng-bentengan permainan yang seru!.

SELENGKAPNYAIni permainan waktu SDku, apa mainanmu?