Netizen Semarang Ngobrol Bareng MPR RI

Pemahaman Terhadap 4 Pilar MPR RI Dalam Berinteraksi

Melihat fenomena yang terjadi saat ini, kemajuan teknologi internet sangat membuka peluang terjadinya pertukaran informasi dan komunikasi yang sangat cepat. Kemajuan tersebut jika tidak disikapi dengan baik maka dapat menjadi penyebab terjadinya perpecahan. Saling serang dengan komentar negatif, cacian, bahkan ancaman sering mewarnai perdebatan atas sebuah isu yang beredar di dunia maya. Tidak jarang hal tersebut akhirnya berlanjut menjadi aksi-aksi brutal di kehidupan nyata. Pastinya sungguh sangat mengganggu dan membuat tidak nyaman kan?

SELENGKAPNYAPemahaman Terhadap 4 Pilar MPR RI Dalam Berinteraksi

Happy Eid Mubarak, Traveler

Alhamdulillah hari ini masih bisa merasakan nikmatnya mudik ke kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga besar dan kawan-kawan lama. Agenda wajib mulai dari ngobrol ngalor ngidul melepas kangen, foto gokil, jalan-jalan, dan makan-makan (sampai gagal diet bareng) pun akan menjadi pengalaman seru selama beberapa hari ke depan.

Hmm, nggak terasa sudah satu bulan menjalani ibadah puasa dan akhirnya gema takbir berkumandang lagi malam ini. Masih lengkap dengan iringan suara petasan dan kembang api, serta wajah-wajah ceria umat yang bersiap menyambut hari kemenangan.

SELENGKAPNYAHappy Eid Mubarak, Traveler

Susur Sungai Kahayan : Kar’na Inot Menangis Bila Tak Ada Pohon

Namanya Inot. Seekor orang utan  yang dipelihara oleh kakek Mardi, kakeknya si As, sahabatku saat kuliah dulu. As sering pamer foto si Inot dengan ragam polah tingkahnya. Lucu dan menggemaskan sekali. Katanya, si Inot dulu datang sendiri ke kampung, keluar dari hutannya yang sedang dihabisi untuk jadi perkebunan sawit. Sementara dipelihara dulu oleh Kakek Mardi. Terakhir yang aku tahu, si Inot akhirnya dikembalikan ke hutan. Hutan yang mana entah. Kalimantan masih punya hutan luas. Lalu tak pernah ku lihat lagi As pamer foto Inot. Walaupun begitu, karena Inot, aku jadi punya niatan jalan-jalan ke Kalimantan.

SELENGKAPNYASusur Sungai Kahayan : Kar’na Inot Menangis Bila Tak Ada Pohon

Rafting di Sungai Progo : Sebentar Tapi Berkesan

Bagi saya, sahabat adalah salah satu hal penting selain keluarga. Tanpa sahabat rasanya hidup ini terasa kurang bermakna. Bersama sahabat-sahabat terbaik saya seperti Rahmi, Iva, Tina, Amga, dan Alett, selalu ada banyak pengalaman dan kisah penuh warna. Tidak terkecuali saat traveling bersama. Sering kali saya merasa apalah arti traveling tanpa sahabat. Keseruan, kekompakkan, hingga konflik saat traveling bersama mereka sudah biasa.

SELENGKAPNYARafting di Sungai Progo : Sebentar Tapi Berkesan

Kelakuan gak jelas, dan badan ane masih kurus

Kalo liat foto ini kira-kira kami ngapain ya? hahaha..

Kelakuan kuliah di tingkat lanjutan, padahal uda gede, tapi jiwa masih muda gpp dong ya ? :p

Ceritanya iseng-iseng buka folder foto, eh nemu foto ginian. Ya udah, langsung aje aku upload. Lumayan buat bahan cerita. Lebih tepatnya bahan lelucon hmmfff…! Karena apa? Karena ini fotoku selagi masih kurus T___T

SELENGKAPNYAKelakuan gak jelas, dan badan ane masih kurus

Ini permainan waktu SDku, apa mainanmu?

Apa permainan masa kecilmu?

Saya teringat kembali masa-masa itu dimana permainan tradisional masih disukai masyarakat. Beda dengan jaman sekarang dimana ana-anak kecil sudah melupakan permainan tradisional itu, jaman sekarang teknologi lebih berarti dari pada sekedar bermain diluar rumah, bercanda bersama teman-teman seusia dan berbagi strategi dengan teman-teman, anak-anak jaman sekarang lebih cenderung diam, sibuk dengan teknologinya, terasa cuek dengan lingkungan sekitar. Pasuruan kota kecil terletak di Provinsi Jawa Timur, pada saat itu saya masih SD kelas 4, jam istirahat saya gunakan bermain dengan teman-teman. Permainan tradisional saya wktu itu adalah benteng-bentengan. Benteng-bentengan permainan yang seru!.

SELENGKAPNYAIni permainan waktu SDku, apa mainanmu?

Cappucino dan Sahabat

*Cerpenku ini pernah dimuat di buku antologi LDR 3 “Lurus Jalan Terus” terbitan efarasti publishing 2014

‘Bagaimana bisa persahabatan terbentuk karena minum cappucino?’

Hampir setiap hari aku minum cappucino. Kegemaran yang sudah lama aku lakukan. Kegemaran minum cappucino ini berawal sejak masih duduk di kelas 1 SMA. Bagi sebagian orang, rasa cappucino memang pahit, namun sedikit tambahan gula akan membuatnya menjadi lebih enak untuk dinikmati.

Bagiku, cappucino bukan hanya sekedar minuman yang mempunyai cita rasa pahit saja, namun ada cerita lain dibaliknya. Ada makna dan pengalaman tersendiri yang aku dapatkan berkat secangkir cappucino yang akhirnya membuatku semakin menggemarinya. Cappucino memiliki filosofi tersendiri bagiku, yaitu ‘cappucino dapat menciptakan sebuah persahabatan’. Secangkir cappucino dapat menyatukan dan mengakrabkan. Aku dan sahabat dapat bertukar pikiran serta saling mendukung.

Kata orang, SMA merupakan masa-masa yang paling mengasyikkan. Yap, aku sependapat sebab aku pun mengalaminya. Sekolah bukan hanya sekedar tempat untuk belajar secara formal, namun juga menjadi tempatku belajar mengenal banyak orang. Di sekolah, aku menemukan sahabat-sahabat terbaikku.

SELENGKAPNYACappucino dan Sahabat