Susur Sungai Kahayan : Kar’na Inot Menangis Bila Tak Ada Pohon

Namanya Inot. Seekor orang utan  yang dipelihara oleh kakek Mardi, kakeknya si As, sahabatku saat kuliah dulu. As sering pamer foto si Inot dengan ragam polah tingkahnya. Lucu dan menggemaskan sekali. Katanya, si Inot dulu datang sendiri ke kampung, keluar dari hutannya yang sedang dihabisi untuk jadi perkebunan sawit. Sementara dipelihara dulu oleh Kakek Mardi. Terakhir yang aku tahu, si Inot akhirnya dikembalikan ke hutan. Hutan yang mana entah. Kalimantan masih punya hutan luas. Lalu tak pernah ku lihat lagi As pamer foto Inot. Walaupun begitu, karena Inot, aku jadi punya niatan jalan-jalan ke Kalimantan.

SELENGKAPNYASusur Sungai Kahayan : Kar’na Inot Menangis Bila Tak Ada Pohon