Traveling

Mengintip Usaha Keramik di Desa Klampok Banjarnegara

Beberapa waktu lalu, selama 3 hari (10-12 November 2017), saya mengikuti Famtrip Blogger dan Media yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara. Ada banyak rangkaian acara yang kami ikuti. Mulai dari rafting, pengukuhan GenPI JaTeng Karisidenan Banyumasan, explore beberapa desa wisata dan sentra industri keramik klampok, merasakan sejuknya hawa di Bukit Scotter, main kayak di Telaga Merdada, hingga mampir ke kompleks Candi Arjuna.

Salah satu yang berkesan untuk saya adalah saat kami mengunjungi Sentra Industri Keramik di Desa Klampok pada hari kedua (11/11/2017). Sejak dulu, Desa Klampok terkenal dengan kerajinan keramiknya yang berkualitas. Ukiran yang tegas serta warna dasar gelap dan glossy menjadi ciri khas keramik Klampok.

Walaupun sempat mengalami masa surut tapi keramik Klampok masih eksis sampai saat ini. Bahkan keramik Klampok menjadi kerajinan unggulan dari Kabupaten Banjarnegara. Beruntung banget nih saya bisa berkunjung ke desa ini, ahaiii…

Di Desa Klampok sebenarnya ada beberapa home industry dan perusahaan keramik. Kalau kalian berkunjung ke Desa Klampok, saat memasuki sentra industri keramik Klampok, deretan toko/ruang pamer kerajinan keramik bisa ditemukan dengan mudah. Rombongan kami mampir ke salah satu di antaranya.

Keramik Usaha Karya - Desa Klampok
Keramik Usaha Karya – Desa Klampok

Di Desa Klampok, kami berkesempatan mengunjungi Keramik Usaha Karya. Keramik Usaha Karya adalah salah satu tempat usaha keramik yang sudah lama berdiri. Pada tahun 1969 Keramik Usaha Karya pertama kali dirintis oleh Bapak Masrundari. Pada tahun 1994, usaha keramik beliau ini kemudian diteruskan oleh anaknya (generasi kedua), yaitu Ibu Yanti. Beliau sekarang juga menjadi Ketua Cluster Keramik Klampok.

Poci Produk dari Desa Klampok
Poci Produk dari Desa Klampok

Produk keramik Klampok 90% didominasi oleh poci. Tau poci kan gaes? Kalau kalian ke Tegal dan minum teh dalam wadah poci, nahhhh… pocinya itu dibuat oleh para pengrajin keramik di Klampok. Bisa dibilang, si poci ini lahirnya di mana, ehh terkenalnya malah di mana, hehehe…

Keramik Klampok Cantik-Cantik Ya

Di tangan Ibu Yanti, Keramik Usaha Karya nggak cuma memproduksi poci dan hiasan keramik kecil-kecil aja. Beliau menggenjot usahanya agar terus berinovasi dengan menghasilkan produk keramik dalam bermacam bentuk seperti pot, vas bunga, guci, patung, dan berbagai perlengkapan interior bernilai seni lainnya.

Produk Keramik Klampok

 

Desain Keramik Klampok Lucu & Unik Ya
Desain Keramiknya Lucu & Unik Ya

Ibu Yanti membagi rahasia supaya usaha keramik Klampok ini bisa bersaing di pasaran, terutama pasar internasional. Yang pertama jelas kualitas keramik harus terus dipertahankan agar pesonanya nggak hilang di mata para konsumen. Keramik Klampok terkenal kuat karena proses pembakarannya. Selain itu inovasi dan kreativitas harus terus dikembangkan supaya produk yang dibuat bisa masuk dan sesuai dengan target pasar yang akan dituju.

Keramik Klampok ini dibuat nggak cuma berdasarkan keinginan si pengrajin. Mereka juga melihat peluang pasar dari budaya yang ada di daerah yang jadi target pasarnya. Desain keramik kemudian dibuat sedemikian rupa sesuai budaya daerah pasar tujuan, tapi tetap menjaga kekhasan keramik Klampok.

Pesona Keramik Klampok Sudah Ke Pasar Internasional

Saya terkagum-kagum melihat banyaknya variasi produk yang dijual di Keramik Usaha Karya ini. Cantik-cantik modelnya. Nggak heran kalau akhirnya Keramik Usaha Karya bisa mendistribusikan produknya ke beberapa perusahaan teh besar di Indonesia seperti Sosro, Tongtji, dan Sariwangi. Keberhasilannya nggak berhenti di situ aja. Produk Keramik Usaha Karya juga menjual produknya ke luar negeri. Nggak cuma di Asia, produk keramik tersebut ada yang sampai diekspor ke Arab, Afrika, Eropa, dan Amerika. Wowww, keren kan…!

Setelah puas melihat-lihat di Keramik Usaha Karya, kami diajak juga untuk sebentar melihat proses pembuatan keramik Klampok. Kalau melihat proses pembuatannya, menurut saya, untuk menghasilkan sebuah produk keramik itu nggak gampang deh. Ada sederet proses yang harus dilakukan. Mulai dari pengolahan bahan, pembentukan, pengukiran, pengeringan, pembakaran, dan lain-lain. Pengrajin harus menguasai beragam teknik pembentukan keramik seperti teknik putar, pilin, dan teknik lainnya yang membutuhkan keahlian.

Ada yang sudah pernah mencoba membuat kerajinan keramik? Saya belum sih. Karena keterbatasan waktu saya hanya sempat melihat-lihat aja. Lain kali kalau ada kesempatan untuk kembali lagi ke Desa Klampok, saya mau coba ikut pelatihan pembuatan keramik.

Di Desa Klampok ini pengunjung bisa kok belajar membuat keramik. Ada pelatihannya. Hasil dari pelatihan pembuatan keramik ini nantinya bisa dibawa pulang. Lumayan kan untuk kenangan-kenangan pernah mampir dan belajar membuat keramik di Klampok.

Belajar Bikin Keramik Klompok Yuks

 

Teknik Pembuatan Keramik Klampok
Photo : OlipeOile

Waaa, menyenangkan banget deh bisa mampir mengintip geliat usaha keramik di Desa Klampok ini. Saya suka banget berkunjung ke desa yang warganya memiliki usaha kerajinan khas yang terkenal sampai ke berbagai daerah dan negara. Potensinya masih sangat besar untuk terus dikembangkan nih.

Saya berharap usaha kerajinan keramik akan terus lestari di Desa Klampok. Proses pembuatan keramik yang nggak mudah dan dibutuhkannya tenaga  yang terampil bisa saja mengancam keberadaan industri keramik. Apalagi kalau nggak ada minat dari generasi muda untuk belajar dan terus melestarikan kerajinan keramik Klampok.

Nah, kalau kalian ada yang jalan-jalan ke Banjarnegara, coba deh mampir ke Desa Klampok. Sebentar aja mengintip pesona keramik Klampok yang sudah melegenda ini. Dijamin nanti jadi  gatel pengen beli keramiknya yang cantik menggoda. Kaya saya, akhirnya bawa pulang satu set poci buat minum teh di rumah 😀

15 thoughts on “Mengintip Usaha Keramik di Desa Klampok Banjarnegara

  1. Betul…saya terkagum-kagum melihat keramik-keramiknya..sambil was2 saat berjalan-jalan di antara keramik2 cantik itu.. Takut nyenggol dan pecah! Haha…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *