Kuliner, Traveling

Proses Panjangnya Si Dua Kelinci

 

Tadi siang cuaca sedang panas-panasnya. Saya iseng mampir ke salah satu toko untuk membeli minuman dingin. Saat sedang antri di kasir, saya iseng melihat ke keranjang belanja seorang ibu yang berdiri di depan saya. Woww, si ibu borong kacang dua kelinci! Keisengan saya masih berlanjut dengan bertanya pada si ibu, “borong kacang banyak banget bu? Mau dijual lagi?

Jawaban si ibu mendadak bikin saya terbengong-bengong. “Nggak dek, mau ada arisan kompleks di rumah saya. Ibu-ibunya suka kacang dua kelinci. Kalau kacang yang lain lewat.” Satu kompleks ternyata kompakan jadi konsumen loyalnya Kacang Dua Kelinci, hehehe..

Saya jadi ingat saat perjalanan saya beberapa waktu lalu ke Kota Pati. Ketika itu, saya sedang ada jadwal kunjungan ke sana, dan salah satu tujuannya adalah Pabrik Kacang Dua Kelinci. Yang menarik saat berkunjung ke Pabrik Kacang Dua Kelinci adalah saya jadi tahu bagaimana proses pembuatan kacang yang ngehits tersebut.

Sebelum memasuki area proses pembuatan Kacang Dua Kelinci, saya wajib memakai masker dan penutup rambut. Alasannya karena pabrik ini adalah pabrik makanan jadi kebersihannya harus dijaga gitu deh. Setelah memakai masker dan penutup rambut, saya diajak oleh pegawai pabrik Kacang Dua Kelinci memasuki area pengolahan kacang.

Ternyata ada 7 proses yang harus dilakukan untuk menjadi Kacang Dua Kelinci nan gurih yang sudah dikemas. Apa saja? Ini dia nih.

  1. Kacang yang dibawa ke area pabrik akan ditimbang terlebih dulu. Kacang kemudian dicek satu persatu untuk memastikan mana kacang yang layak diproses, mana yang tidak layak. Jika kacang layak diproses, maka kacang itu akan dibersihkan dan dipindahkan ke tempat yang berbeda. Jika kacang tersebut tidak layak untuk diproses kelanjutannya, maka kacang itu akan dibuang. Proses pemilihan kacang dilakukan oleh beberapa orang dan harus dilakukan secara teliti untuk melihat kualitas kacangnya.
  2. Setelah melakukan proses sortir, kacang kemudian dibersihkan dengan mesin.
  3. Kacang-kacang yang sudah bersih kemudian dialirkan ke tempat perebusan kacang dengan panas 100°-110° C menggunakan batu bara.
  4. Proses berikutnya, kacang akan diteruskan menuju tempat pengeringan (drying).
  5. Setelah dirasa cukup kering, kacang-kacang tersebut diteruskan ke tempat pengendalian mutu / tempat sortir awal pemilihan kacang garing.
  6. Nah ini nih, bagian proses yang membutuhkan waktu lama jika dibandingkan dengan proses-proses sebelumnya, yaitu proses penggorengan kacang yang nanti kalau kita makan maka akan berbunyi kriiuuuk… kriuuuk…, hahahaha… Renyah euy! Prosesnya membutuhkan waktu 2 hari / 48 jam dengan suhu antara 80°-90° C. Setelah cukup kering dan dirasa gurih, proses selanjutnya adalah disortir lagi. Namanya sortir final.
  1. Taraaaaaatttt!!!! This is it…! Final. Setelah disortir terakhir, kacang-kacang terpilih akhirnya memasuki proses packaging. Setelah dipack, Kacang Dua Kelinci siap didistribusikan untuk dinikmati oleh para konsumen, termasuk konsumen-konsumen loyal seperti ibu di depan saya tadi.

Panjang juga ya ternyata proses yang dilakukan untuk bisa menghasilkan kacang dengan kualitas yang baik dan tentunya nikmat untuk disantap. Nggak heran kacangnya ngehits terus dari jaman ke jaman :))

12 thoughts on “Proses Panjangnya Si Dua Kelinci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *